Postingan

Masih Adakah Hukum di Indonesia?

Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan. Hukum berfungsi untuk menjamin adanya supremasi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Indonesia merupakan negara hukum, tercantum dalam konstitusi negara, yakni pada pasal 1 ayat 3 yang berbunyi "Negara Indonesia adalah negara hukum." Ini membuktikan bahwa Indonesia mengatur segala kehidupan bernegaranya melalui hukum. Jika kita berbicara mengenai hukum, tentu didalamnya sudah termasuk mengenai keadilan. Hukum dibuat agar kehidupan bernegara ini bisa adil dalam pelaksanaannya. Namun, yang perlu kita cermati, masih adakah hukum di negeri ini? Masih adakah keadilan di negeri ini? Kita tentu ingat betul kasus seorang nenek pada akhir tahun 2009. Ya, nenek tersebut bernama Minah, beliau dinyatakan bersalah karena memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT. RSA, Banyuwangi. Ne...

Pujian Menghampiri, Ujian Mengiringi

Pernahkah dihadapkan dengan suatu kondisi ketika kamu menuai banyak pujian? Ya, mungkin pernah. Setiap insan diberikan kelebihan dan kekurangannya masing-masing oleh Allah swt., ketika kelebihannya itu bisa di explore lebih luas, tentu akan membuat banyak orang terpana. Sampai-sampai menuai banyak pujian. Masya Allah, Alhamdulillah. Tapi jangan lupa dengan kekurangannya, kekurangan akan selalu menyertai kelebihan. Ketika kamu mendapat pujian, ujian pun sudah satu paket dengan pujian. Apa ujiannya? • Selalu ada orang yang tidak sepaham dengan kelebihan kita. Oke menurut kita itu kelebihan kita, ketika di explore akan membuat banyak orang terpana "Wow!", tapi tidak semua orang itu menganggap kelebihan kita itu sebuah kelebihan, melainkan menjadi sebuah kritikan. Kritiknya tidak biasa, mungkin pedas. Jikalau kritiknya membangun, tentu kita pasti akan menerima. Jikalau menjatuhkan? • Membuat diri bangga terhadap diri sendiri. Kemungkinan sikap sombong, riya, atau taka...

Naskah Pidato : Revolusi Mental Generasi Muda

Assalamu'alaikum, wr, wb. Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Yth. Dewan juri yang bijaksana, Yth. Seluruh guru pembimbing, Yth. Seluruh panitia penyelenggara acara, dan rekan-rekan peserta lomba pidato yang saya cintai dan banggakan. Pertama-tama, mari kita panjatkan puji serta syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkat izin-Nya kita masih diberikan kesehatan, sehingga bisa mendapat kesempatan, berkumpul dalam kegiatan Maranatha Law Fair 2016 Revolusi Saknalika 4 se-Jawa Barat. Hadirin yang berbahagia, Izinkanlah saya berdiri disini, memperkenalkan diri, siapakah saya ini, dan untuk apa saya disini. Perkenalkan, saya Akbar Malik, dari SMA Negeri 6 Bandung, saya disini untuk memaparkan, menyampaikan, gagasan, ide, atau aspirasi yang saya miliki mengenai 'Revolusi Mental Generasi Muda'. Mengapa saya mengangkat kekhususan pada kalangan generasi muda? Karena generasi muda adalah tonggak bangsa yang nantinya akan melanjutkan perjuangan dan kepemimpina...

Don't Judge Person by First Impression

Ba'da maghrib sepulang dari masjid, aku hendak membeli minuman dingin di warung terdekat. Sesampainya di warung tersebut, aku harus menunggu dua pembeli yang sedang dilayani oleh sang penjual. Pembeli yang satu adalah bapak-bapak yang membeli satu bungkus rokok kretek. Dan yang satu lagi adalah pemuda yang membeli satu plastik berisikan permen satuan. Dalam satu waktu, bapak tersebut menoleh ke arah pemuda yang sedang menunggu bapak itu, dan ternyata mereka saling mengenal, yang akhirnya bapak itu menyapa pemuda itu. "Eh, dikira siapa. Gimana? Sehat?" tanya bapak. Pemuda tersebut diam seribu bahasa, hanya memberikan senyuman tipis dari wajahnya. Dalam hatiku berkata, *kenapa pemuda ini diam saja, disapa kok malah diam, seperti tak punya sopan santun saja*. Akhirnya bapak itu sudah mendapatkan apa yang ia beli, dan sebelum ia pergi, ia kembali menyapa pemuda itu. "Eh, duluan ya, salam buat ibu-bapak." Lagi-lagi pemuda itu hanya diam, tak menunjukk...